itu sms bapak saya semalam.
membaca sms dari bapak saya selalu membuncahkan haru di hati saya. entah kenapa, di setiap sms bapak saya selalu ditambahi kalimat yang khas bapak saya…”gusti Allah ora sare” yang bahkan sudah saya dengan berkali-kali. tapi tetap tidak membuat saya bosan membaca. skalimat pendek, yang sarat makna, yang selalu menjadi motivasi saya, menjadi pegangan saya, yang kadang juga terlupakan karena kemunafikan sisi lain diri saya.
“jaga kesehatan, prihatin lagi ngenger urip meretas masa depan”… itulah…
kenapa mendadak saya mendapat sms seperti itu, awalnya saya memang yang meng sms si bapak dulu “bapak sehat?” hanya itu saja. kenapa mendadak saya sms seperti itu, karena malam sebelumnya saya mimpi bapak datang ke saya. dengan tatapan kosong. paginya saya langsung berpikiran (mulai yang aneh-aneh) jangan-jangan bapak saya kangen sama saya padahal baru sehari saya di solo, atau mungkin bapak lagi kepikiran saya, atau entahlah… pikiran-pikiran buruk mulai berkelebatan. (sebelumnya saya diceritai si ibu saya, kalo beberapa hari yang lalu bapak mendadak sakit tapi saya tidak diberi tahu!)
lama tidak dibalas, tapi selang dua jam sms bvapak yang atdi itu datang. Syukur, saya langsung tersenyum begitu membaca sms.
semoga bapak selalu diberi kesehatan.
saya sayang bapak.
sayang semua.^___^